DISINFEKSI
-Pembasmian mikroorganisma patogen tidak termasuk yang berspora dengan menggunakan antiseptik atau disinfektan
ANTISEPTIK
-Bahan kimia yang dilarutkan yang menghalang pembiakan mikroorganisma ianya tidak dimusnahkan dan digunakan untuk kulit atau tisu hidup (biasa untuk mencuci luka)
DISINFEKTAN
-Bahan kimia atau agen atau racun yang melemahkan/membunuh mikoorganisma dalam bentuk larutan yang digunakan untuk disinfeksi pada barang-barang atau alat-alat atau objek yang tidak hidup
JENIS-JENIS DISINFEKSI
-Bakterisidal (bacteriacaidal)
Agen yang berupaya membunuh bakteria
-Fungisidal (fungicaidal)
Agen yang berupaya membunuh fungi
-Virusidal (virusaidal)
Agen yang berupaya membunuh virus
DISINFEKTAN YANG DIGUNAKAN :
1. Alkohol : Kepekatan yang biasa dan yang berkesan adalah 70%
Ciri-ciri : Berkesan terhadap bakteria, fungi dan kebanyakan virus. Kurang penyerapan dan digunakan atas permukaan yang bersih
Kegunaan alkohol :untuk infeksi yang cepat atas permukaan yang lincin-atas troli, diinfeksi kulit sebelum disuntik, sebagai mensterilkan/ disinfeksi kulit sebelum pembedahan cth : methylated sprit, surgikal sprit.
2. Klorin dan sebatian klorin ( Chloride compaund) : Sejenis hipokrit merupakan detergent disinfektan, berkesan terhadap bakteria, fungi dan virus, kurang berkesan kepada mikrob bakteria bacilli, murah dan tindakan cepat, corrosive dan merosakkan logam dan kain
Kegunaan klorin : Untuk infeksi seperti viral hepatitis, hep.B, HIV
3. Formaldehid (Formaldehyde 40%) : Terdapat dalam bentuk cecair dan tablet digunakan sebagai larutan dalam air yang dinamakan formalin 10%
Ciri-ciri : Berkesan terhadap bakteria, fungi, virus, spora dan mycobacterium
Kegunaan formaldehid : disinfeksi bahan kotor di wad (receiver), taun (colera), dan TB
4. Penol (Phenol)
contoh: Lysol, asid karbolik
Ciri-ciri : Berkesan terhadap banyak bakteria termasuk mycobacterium bacilli, tiada kesan kepada virus, murah, diserap oleh getah dan plastik
Kegunaan penol : disinfeksi barang kotor di wad-receiver, taun dan TB-lysol, demam tifoid dan gastroenteritislysol, carbolic asid.
5. Chlorhexidine
Ciri-ciri : Kurang toksida kurang iritasi
Kegunaan : Sesuai untuk infeksi kulit dan membran mukosa
6. Quaternary Ammonium Compaund
Ciri-ciri : Berkesan untuk bakteria gram positif
Kegunaan : Cuci luka kotor
7. Gas : Ethylene Oxide 12%
- Untuk pensterilan alat-alat yang akan rosak akibat haba
- Digunakan untuk pensterilan di dalam bilik (OT)
8. Formalin dan wap
- Campuran ini berkesan daripada penggunaan formalin sahaja.
9. Chloroxylenol (Dettol)
- Sejenis antiseptik yang sering digunakan di rumah
- Keaktifan rendah
10. Eusol
- Sejrnis antiseptik yang sering digunakan mengandungi Kalsium hipoklorit & asid boric
PRINSIP-PRINSIP DISINFEKTAN :
1. Bahan disinfektan biasanya digunakan dalam keadaan berikut :
- Bila sucihama secara panas tidak dapat dilakukan
- Bila pembersihan secara cucian tidak memuaskan atau mencukupi
2. Bahan disinfektan tidak digunakan dalam keadaan berikut :
- Bila steriliti bahan adalah penting
-Bila cara lain masih boleh diperolehi
3. Semasa melakukan tatacara disinfeksi
4. Bekas simpanan
5. Sebelum disinfeksi, alat-alat hendaklah dicuci bersih
6. Bahan disinfektan yang biasa digunakan adalah :
-karbolic Formalin, alkohol, acid & alkali, sabun dan detergen.
FARAHDHUHA (1460)
Wednesday, 7 September 2011
BAKTERIA
A.CLOSTRIDIUM
The Classification Of Myobacterium :
Clicical Features
by fateyn 1440
- Basillus Gram positif
- Anerob, kebanyakannya spesies anerob obligat
- Spesies yang patogen biasanya menghasilkan eksotoksin
- Habitat semulajadinya tanah dan usus manusia dan haiwan
THE CLASSIFICATION OF CLOSTRIDIUM
- Clostridium histotoksik (perfringens)
- Clostridium enterotoksigenik (difficile)
- Clostridium botulinum
- Clostridium tetani
CLOSTRIDIUM HISTOTOKSIK
- eg. Clostridium Perfringens
- Menyebabkan mionekrosis atau gangren
- Infeksi-infeksi utama yang disebabkan oleh Clostridium Perfringens :
*Infeksi luka
*Infeksi uterus
*Bakteremia
Infeksi histotoksik
- Kontaminasi luka
- Selulitis anerobik
- Mionekrosis (ganggren)
- Infeksi uterus
- Septisemia/bakterimia
- Enterokolitis necroticans
- Enterokolitis pseudomembran
Pencegahan dan rawatan
- Pembedahan dan pencucian luka yang kotor
- Selulitis = Pembedahan
- Ganggren = mungkin memerlukan amputasi
- Penisilin dos yang tinggi
- Oksigen hiperbarik
CLOSTRIDIUM ENTEROTOKSIGENIK
- eg. Clostridium Difficile
- Menyebabkan keracunan makanan dan penyakit-penyakit gastrousus
- dikaitkan dengan penggunaan antibiotik (kerap kali clindamycin) yang membolehkan C.difficile tumbuh dengan pesat dan menghasilkan enterotoksin
- Ciri penyakit ini ialah diarrhea
CLOSTRIDIUM TETANI
- Sejenis anerob obligat tanpa kapsul dengan spora terminal yang bulat
- Menghasilkan neurotoksin yang sangat kuat semasa percambahan spora
- Menyebabkan tetanus atau kancing mulut (lockjaw)
- Toksin yang dihasilkan semasa pertumbuhan sel, sporulasi atau lisis sel akan berpindah melalui saraf ke tempat di mana ia bertindak iaitu pada sistem saraf pusat.
- Ciri utama tetanus spasme otot, kancing mulut merupakan salah satu ciri awal.
Rawatan dan pencegahan
- Antitoksin (tidak berkesan kalau toksin sudah bergabung dengan saraf pusat)
- Mengurangkan spasme dan membantu pernafasan untuk beberapa minggu kerana toksin yang sudah kuat terlekat mengalami proses pereputan yang perlahan
- Vaksin biasa digunakan DPT (diphtheria-pertusis-tetanus) mengandungi toksoid tetanus
CLOSTRIDIUM BOTULINUM
- Saiznya 4-6 um x 0.9 um
- Spora terletak berdekatan atau di hujung
- Berbentuk oval
- Tidak ada kapsul
- Botulisme terhasil dari makanan mentah dalam mana spora telah bercambah dan menghasilkan toksin
- Toksin ini tidak dinyahaktifkan oleh asid dalam perut/enzim proteolisis dalam usus
- Toksin bertindak ke atas saraf periferi
- Botulisme adalah sejenis intoksikasi bukan infeksi
Rawatan dan pencegahan
- Toksin boleh dineutralkan oleh antitoksin
- Antiserum antitoksin berkesan hanya jika toksin itu masih bebas dan belum bergabung dengan sistem saraf
- Pencegahan yang paling berkesan -> memasak makanan
B.MYOBACTERIUM
![]() |
| myobacterium |
The Morphology
- A large number of species of bacili
- Gram positive
- The tubercle bacili are slender,straight or slightly curved rod
- Organisms measuring 2-4 um in length and 0.2-0.8 um
The Classification Of Myobacterium :
- Tuberculosis
- Leprosy
- Uti
Myobacterium Tuberculosis :
- Basilus yang mempunyai sifat tahan asid
- Obligate aerobes
- Kadar pertumbuhan lambat, kultur dieramkan selama 6-8 minggu
Myobacterium Tuberculosis (agen etiologi)
Tuberkulosis paru-paru
- Penyakit infektif kronik
- Transmisi -> droplet aerosol : bersin,bercakap,ciuman
- Rawatan menggunakan antibiotik (drug of choice) masa 6-12 bulan
- Pencegahan : Kanak-kanak diberi imunisasi vaksin TB (BCG)
LEPROSY
- Morbus Hansen
C.STAPHYLOCOCCUS
- Greek : Staphyle (a bunch of grapes), coccus (a grain or berry)
- Gram positive
- Anerob fakultatif
The Classification Of Staphylococcus
- S.Aureus : paling patogenik
- S.Epidermis : infeksi nosokomial
- S.Saprohyticus : infeksi pada saluran urin
Menyebabkan :
- Infeksi bernanah (sebahagian besar)
- Infeksi nosokomial (nombor kedua selepas e.Coli)
- Penyakit pada kulit /menyerang mana-mana bahagian tisu atau tubuh
The Morphology
- These are nonmotile, nonspore forming
- Measure around 0.7 to 1.2 um in diameter
- Caracteristically grouped in irregular
The Pathogenesis
Two types of diseases are produced by Staph aureus :
- Invasive (suppurative)
- Toxinoses (nonsuppurative)
Invasive (Suppurative)
- Ciri Utama : penghasilan abses dan nanah, terutamanya dalam infeksi pada kulit.
- paling kerap pada FOLIKEL RAMBUT
Toxinoses (Nonsuppurative)
- Food poisoning
- Toxic shock syndrome
- Scalded skin syndrome
- Enterocilitis
![]() |
| Sindrom kulit melecur (Exfoliative,Scalded Skin Syndrome) |
Laboratory diagnosis :
- Cerebrospinal fluid
- Blood : pus, purulent fluid, sputum, urine
- Blood culture
Treatment :
- Rawatan : pembersihan tempat berlaku infeksi
- Agen-agen antibakteria adalah berkesan untuk mengawal sebarab mikroorganisma dari abses
- Penicilin
-Cephalosporins (Drugs of choice in those who are hypersensitive to penicilin)
D.STREPTOCOCCUS
![]() |
| streptococcus |
The Morphology
- Gram-positive
- Anerob fakultatif,sesetengah anerob obligat
- Nonmotile
- Chains
The Classification of Streptococcus
- S.Pyogenic
- S.Pneumonia
- Other pathogenic streptococcus
![]() |
- Habitat primernya : Saluran pernafasan atas (rongga hidung dan farinks)
- Clinical features
Treatment
examples of allergic
by fateyn 1440
Monday, 5 September 2011
HELMINTHES
PENGENALAN
Disediakan : Nurul Jannah Bt Johari (1445)
- Satu kajian tentang parasit cacing ataupun helmint yang terdapat pada dalam binatang atau tumbuhan.
- Trematodes
- Nematodes
- Cestodes
- Mengakibatkan infeksi cacing gelang umum ataupun askariasis
- Epidemiologi
= cacing yang paling kerap terdapat pada manusia
= menyerang pada kanak-kanak - Habitat
= Cacing dewasa hidup dalam lumen usus kecil
- Cacing gelang paling terbesar dalam salur pencernaan.
- Berbentuk selinder panjang di bahagian ekor
- Manifestasi Klinikal
= Kebanyakkan tidak menonjolkan gejala tetapi keterukan bergantung kepada bilangan telur yang diingesi dan infeksi sebelumnya yang mengakibatkan hipetrsensitiviti. - Gejala
= Hilang selera makan
= Loya
= Sakit Abdomen
= Di kalangan kanak-kanak tidur tidak nyenyak dan abdomen mengembung
= Cacing juga keluar melalui mulut,hidung,uretra dan faraj.
- Sakit abdomen
- Gelisah
- Diarea yang diselang- seli dengan sembelit
- Sindrom malabsorpsi
- Ketidakseimbangan elektrolit boleh menjadi serius.
- Penembusan melalui kulit tidak menunjukkan lesi.
- Boleh mengakibat enterobiasis
- Infeksi cacing jarum atau PIN WOPRM
- Epidemiologi
= cacing bulat usus yang paling banyak di dunia dan sering mengakibatkan infeksi keatas manusia. - Habitat
= cacing dewasa hidup dalam lumen usus besar - Morfologi
= nematoda yang kecil
= berbentuk selinder dan kedua-dua hujungnya tirus - Manifestasi Klinikal Dan Patogenesis
= kebanyakkan infeksi tidak menonjol gejala.
= kanak-kanak yang diinfeksi akan merasa gatal dan iritasi di dubur dan tidur terganggu.
= pada wanita mengakibatkan gatal di sekitar organ genital dan lesi serta infeksi sekunder. - Rawatan
= rawatan dengan Mebendazole . - Pencegahan Dan Kawalan
= menjaga kebersihan diri
= membasuh tangan dengan kerap
= menukar dan membasuh selimut serta pakaian dalam setiap hari
- Kumpulan cacing nematod dewasa memparasit sistem pengaliran darah di tisu lain-lain organ manusia sebagai perumah tetap.
- Bentuk panjang dan halus seperti benang, biasanya menetap di sistem limfatik atau tisu subkutaneus.
- Manifestasi Klinikal Dan Patogenesis
= serangan limfangitis berulang
= inflamasi nodus limpa
= pening kepala, loya, limfadema dan limparia
= pesakit lelaki mengalami hidrosel dan limpfa skrotum
- Jenis cacing fluk yang hidup sebagai parasit dalam salur darah perumah vertebra.
- Antara spesies yang wujud adalah
: S.hepatobium
: S.japonicum
: S. mansoni - Morfologi
= kesemua spesies secara kasany serupa
= saiz jantan 10-20mm, betina 20-26mm - Manifestasi klinikal Dan Patogenesis
= cara infeksi adalah kaedah penetrasi melalui kulit oleh larva cacing dalam air.
= larva kemudian akan masuk ke tisu hepar untuk membesar. - Tanda Dan Gejala
= Hepatosplenomegali
= Diarea
= Hipertensi
= Hematuria
= Barah pundi kencing - Rawatan
= Praziquantel - Pencegahan Dan Kawalan
= kawalan keatas siput iaitu pemusnahan siput, kemoterapi massa,sanitasi alam sekeliling, menjauhkan diri daripada siput vektor.
- Menjadi parasit kepada haiwan vertebra apabila dewasa walaupun pada peringkat larvanya ia boleh hidup dalam tisu vertebra dan invertebra.
- Selalunya hermafrodit
- Cacing pita dalam manusia
= Diphyllobothrium latum
= Taenia saginata
= Taenia solium
= Hymenolepis nana - Morfologi
= Bentuk pipih seperti reben, pada bahagian anterior terdapat skoleks/ organ pelengkap.
= Mempunyai rostellum dengan 2 set cangkuk - Manifestasi Klinikal Dan Patogenesis
= Kebanyakkan kes tidak menimbulkan tanda dab gejala. - Rawatan
= Praziquantel (kecuali ada infeksi otak yang boleh menyebabkan kematian)
= Vit B 12
![]() | ||||
| cestoda |
Disediakan : Nurul Jannah Bt Johari (1445)
PENGENALAN PARASITOLOGI
DEFINISI
Kajian mengenai parasit, perumahnya dan hubungan diantara mereka.
BEZA PARASITOLOGI DAN MIKROBIOLOGI
by fateyn 1440
Kajian mengenai parasit, perumahnya dan hubungan diantara mereka.
BEZA PARASITOLOGI DAN MIKROBIOLOGI
- Makhluk prokariot (bakteria dan virus) boleh juga dinggap sebagai parasit tetapi secara umumnya kajian berkenaan mereka dipanggil mikrobiologi atau bakteriologi.
- Parasitologi secara umumnya mengkaji organisma eukariot yang bersifat parasit.
- Secara umum, kajian berkenaan mikroorganisma eukariot juga termasuk dalam parasitologi
JENIS MIKROORGANISMA DALAM PARASITOLOGI
Mikroorganisma dalam kajian parasitologi adalah :
- Protista eg. Protozoa (Amoeba, Flagellates, Protozoa, Ciliates)
- Helminthes eg. Cacing (Trematodes, Nematodes, Cestodes)
- Antropoda eg. Kutu
CIRI-CIRI PARASIT
- Parasites
- Hosts
- Vectors
MODE OF INFECTION IN PARASITIS DISEASES
- Vertical transmision
- Contaminated food
- Penetration through skin
- Vector-borne
- Through animals
- Autoinfection
- Water-borne
PEMBASMIAN PARASIT
- Parasit mempunyai berbagai peringkat kehidupan pada perumah dan ini merumitkan proses pembasmian
- Agen(ubat) anti parasit
- Selalunya berkesan untuk protozoa (protista) atau helminthes (cacing)
- Ubat antiprotozoa kini didapati dari sumber tumbuhan
- Quinine ubat antimalaria asli dan telah mengasaskan banyak ubat-ubat baru yang lain.
Agen (ubat) anti parasit
contoh:
- Nitroimidazoles
- Mebendazole
- Albendazole
- Niclosamide
- Paziquantel
- Ivermectin
Vaksin untuk parasit
Secara umumnya tiada vaksin untuk sebarang penyakit yang disebabkan oleh parasit.
Antara sebabnya :
- Peringkat kehidupan yang berbagai dalam perumah.
- Sifat antigenik parasit yang berbagi.
- Kepayahan untuk mengasingkan sasaran antigenik.
TERMINOLOGIES IN PARASITOLOGY
Parasit sementara
- Mengunjungi perumah sekadar untuk mendapatkan makanan sahaja eg. nyamuk
Parasit tetap
- Parasit yang hidup di dalam atau pada permukaan perumahnya seumur hidupnya eg.cacing gelang
Parasit obligat
- Parasit yang tidak dapat menyempurnakan kitaran hidupnya tanpa perumah bergantung sepenuhnya dengan hos eg.cacing gelang
Parasit fakultatif
- Parasit yang akan menyudahkan kitaran hidupnya sebagai parasit atau sebagai organisma yang hidup bebas dan berupaya hidup di luar hos
- Boleh hidup di luar hos sebagai bukan parasit ataupun di dalam hos sebagai parasit eg.cacing pita
Perumah
- Haiwan atau organisma yang mengadung kehidupan sesuatu haiwan yang lain pada permukaan atau di dalam badannya
Perumah sarang
- Perumah haiwan dalam mana infeksi berlaku. Perumah menjadi sumber infeksi yang boleh ditransmisikan kepada manusia
- Perumah yang menyimpan parasit yang boleh menginfeksi manusia
Simbiosis
- Hubungan perlu antara hos dan parasit, saling memerlukan antara satu sama lain
- Tidak boleh hidup tanpa sumbangan yang lain
- eg. normal flora dalam usus
Komensalisma
- Menerima keuntungan dari hosnya tetapi tidak membalasnya
- eg. Amoeba di dalam mulut menerima bekalan dari sisa-sisa makanan
by fateyn 1440
INFEKSI NOSOKOMIAL
DEFINISI
Infeksi yang diperolehi di dalam hospital dan melibatkan bukan sahaja pesakit tetapi kakitangan hospital dan pelawat. Dalam tempoh 72 jam.
SUMBER-SUMBER INFEKSI
Sumber Endogen
-Infeksi diri sendiri
-Bakteria flora normal yang ada pada pesakit
Sumber Eksogen
-Infeksi dari luar diri
-Pesakit, kaki tangan hospital (Infeksi bersilang)
-Alam sekitaran ataupun haiwan
CARA-CARA TRANSMISI
-Bawaan udara
-Sentuhan secara langsung
-Secara tidak langsung
PENGAWALAN INFEKSI HOSPITAL
1. Rekabentuk hospital
-Pengawalan infeksi hospital adalah satu faktor yang mesti dipertimbang semasa perancangan pembiaan sebuah hospital yang dibuat
-Pehatian haruslah diberi kepada aspek-aspek seperti udara, pembuangan kumbahan, kemudahan mencuci tangan, reka bentuk bilik pembedahan dan unit-unit khas serta kemudahan untuk pengasingan.
2. Pengawasan hospital
-Tujuan pengawasan adalah untuk mengkaji kecekapan langkah-langkah yang diambil untuk mengawal infeksi hospital.
-mengenali perubahan dalam kejadian infeksi di hospital
-mengambil langkah sempurna bila berlaku wabak infeksi.
-Pengawasan tugas pegawai-pegawai hospital.
LANGKAH-LANGKAH PENGAWASAN HOSPITAL
-Identifikasi pesakit yang diinfeksi
-Ambil langkah untuk pengasingan pesakit
-Memastikan kaki tangan hospital mematuhi peraturan berkenaan dengan pengawalan bakteriologi
-Menyelia unit-unit sterilisasi
-Menjalankan latihan untuk kaki tangan dalam aspek pengawalan infeksi hospital
PROSEDUR DI WAD
-Prosedur yang betul perlulah dijalankan di wad
-Teknik aseptik haruslah dipatuhi apabila perawatan dijalankan
-Tangan mestilah dicuci setiap kali dan pakaian perlindungan mestilah dipakai apabila merawat pesakit yang mempunyai penyakit berjangkit, dan kes-kes kemalangan
PREVENTION OF NOSOCOMIAL INFECSIONS
-Hand washing
-Intelligent use of instumentation
-Limitation of use of antibiotics
-Prophylactic antibiotics in specific situation for short periods
-Limitation of transfusions
-Barrier precausion
-Surveillance
-Frequent change of intravenous lines
PENGASINGAN DAN PERAWATAN
-Perawatan rintangan (barrier nursing)
-Bertujuan untuk mengurangkan atau mencegah transmisi organisma
-Perawatan rintangan ini haruslah dijalankan pada pesakit yang mengalami penyakit berjangkit
-Pesakit juga mesti diasingkan bagi mencegah transmisi penyakit. Pengasingan ini dipanggil pengasingan perlindungan (KUARANTIN)
RESISTAN/ KEBALAN TERHADAP ANTIBIOTIK
-Resistan bakteria pada antibiotik merupakan suatu masalah yang penting pada masa sekarang
-Resistan ini timbul akibat penyalahgunaan antibiotik
-Pengguaan antibiotik di hospital perlu dikawal
-Polisi mengenai penggunaan antibiotik mestilah diikuti untuk memastikan antibiotik digunakan secara betul
< FARAHDHUHA > ~001460 ~
Infeksi yang diperolehi di dalam hospital dan melibatkan bukan sahaja pesakit tetapi kakitangan hospital dan pelawat. Dalam tempoh 72 jam.
SUMBER-SUMBER INFEKSI
Sumber Endogen
-Infeksi diri sendiri
-Bakteria flora normal yang ada pada pesakit
Sumber Eksogen
-Infeksi dari luar diri
-Pesakit, kaki tangan hospital (Infeksi bersilang)
-Alam sekitaran ataupun haiwan
CARA-CARA TRANSMISI
-Bawaan udara
-Sentuhan secara langsung
-Secara tidak langsung
PENGAWALAN INFEKSI HOSPITAL
1. Rekabentuk hospital
-Pengawalan infeksi hospital adalah satu faktor yang mesti dipertimbang semasa perancangan pembiaan sebuah hospital yang dibuat
-Pehatian haruslah diberi kepada aspek-aspek seperti udara, pembuangan kumbahan, kemudahan mencuci tangan, reka bentuk bilik pembedahan dan unit-unit khas serta kemudahan untuk pengasingan.
2. Pengawasan hospital
-Tujuan pengawasan adalah untuk mengkaji kecekapan langkah-langkah yang diambil untuk mengawal infeksi hospital.
-mengenali perubahan dalam kejadian infeksi di hospital
-mengambil langkah sempurna bila berlaku wabak infeksi.
-Pengawasan tugas pegawai-pegawai hospital.
LANGKAH-LANGKAH PENGAWASAN HOSPITAL
-Identifikasi pesakit yang diinfeksi
-Ambil langkah untuk pengasingan pesakit
-Memastikan kaki tangan hospital mematuhi peraturan berkenaan dengan pengawalan bakteriologi
-Menyelia unit-unit sterilisasi
-Menjalankan latihan untuk kaki tangan dalam aspek pengawalan infeksi hospital
PROSEDUR DI WAD
-Prosedur yang betul perlulah dijalankan di wad
-Teknik aseptik haruslah dipatuhi apabila perawatan dijalankan
-Tangan mestilah dicuci setiap kali dan pakaian perlindungan mestilah dipakai apabila merawat pesakit yang mempunyai penyakit berjangkit, dan kes-kes kemalangan
PREVENTION OF NOSOCOMIAL INFECSIONS
-Hand washing
-Intelligent use of instumentation
-Limitation of use of antibiotics
-Prophylactic antibiotics in specific situation for short periods
-Limitation of transfusions
-Barrier precausion
-Surveillance
-Frequent change of intravenous lines
PENGASINGAN DAN PERAWATAN
-Perawatan rintangan (barrier nursing)
-Bertujuan untuk mengurangkan atau mencegah transmisi organisma
-Perawatan rintangan ini haruslah dijalankan pada pesakit yang mengalami penyakit berjangkit
-Pesakit juga mesti diasingkan bagi mencegah transmisi penyakit. Pengasingan ini dipanggil pengasingan perlindungan (KUARANTIN)
RESISTAN/ KEBALAN TERHADAP ANTIBIOTIK
-Resistan bakteria pada antibiotik merupakan suatu masalah yang penting pada masa sekarang
-Resistan ini timbul akibat penyalahgunaan antibiotik
-Pengguaan antibiotik di hospital perlu dikawal
-Polisi mengenai penggunaan antibiotik mestilah diikuti untuk memastikan antibiotik digunakan secara betul
< FARAHDHUHA > ~001460 ~
Sunday, 21 August 2011
PUNCA INFEKSI DAN TRANSMISI
APA ITU INFEKSI ???
~ kemasukan mikroorganisma ke dalam tisu badan dan membiak
APA ITU TRANSMISI ???
~ suatu laluan atau perpindahan daripada satu pihak ke pihak yang lain
RANTAI INFEKSI
1. infectious agent
2. reservoir
3. portal of exit
4. method of transmission
5. portal of entry
6. host
INFECTIOUS AGENT
mikrooganisma patogenik yang menyebabkan penyakit:-
~ bakteria
~ virus
~ fungi
~ parasit
RESERVOIR
~ manusia
~ haiwan
~ tanaman
~ persekitaran ( objek tak hidup seperti alatan kesihatan)
PORTAL OF EXIT
~ trek pernafasan
~ trek penghadaman
~ trek genital
~ gigitan serangga
METHOD OF TRANSMISSION
1. Secara langsung:
~ bersentuhan
~ berciuman
~ hubungan seks
~ bersin
~ batuk
~ bercakap
2. Secara tidak langsung
~ peralatan
~ bawaan binatang seperti nyamuk, anjing dan monyet
PORTAL OF ENTRY
tempat masuknya mikroorganisma ke dalam perumah (hos)
~ trek pernafasan
~ sentuhan
HOST
individu yang berisiko dijangkiti mikroorganisma
~ imuniti badan yang lemah
~ umur (kanak-kanak atau orang tua)
~ pesakit kanser
~ pesakit setelah menjalani pembedahan
http://www.scribd.com/doc/47667821/Infeksi-dan-transmisi
dihasilkan oleh:
miza jamil (001444)
~ kemasukan mikroorganisma ke dalam tisu badan dan membiak
APA ITU TRANSMISI ???
~ suatu laluan atau perpindahan daripada satu pihak ke pihak yang lain
RANTAI INFEKSI
1. infectious agent
2. reservoir
3. portal of exit
4. method of transmission
5. portal of entry
6. host
INFECTIOUS AGENT
mikrooganisma patogenik yang menyebabkan penyakit:-
~ bakteria
~ virus
~ fungi
~ parasit
RESERVOIR
~ manusia
~ haiwan
~ tanaman
~ persekitaran ( objek tak hidup seperti alatan kesihatan)
PORTAL OF EXIT
~ trek pernafasan
~ trek penghadaman
~ trek genital
~ gigitan serangga
METHOD OF TRANSMISSION
1. Secara langsung:
~ bersentuhan~ berciuman
~ hubungan seks
~ bersin
~ batuk
~ bercakap
2. Secara tidak langsung
~ peralatan
~ bawaan binatang seperti nyamuk, anjing dan monyet
PORTAL OF ENTRY
tempat masuknya mikroorganisma ke dalam perumah (hos)
~ trek pernafasan
~ sentuhan
HOST
individu yang berisiko dijangkiti mikroorganisma
~ imuniti badan yang lemah
~ umur (kanak-kanak atau orang tua)
~ pesakit kanser
~ pesakit setelah menjalani pembedahan
http://www.scribd.com/doc/47667821/Infeksi-dan-transmisi
dihasilkan oleh:
miza jamil (001444)
Monday, 1 August 2011
JENIS-JENIS MIKROORGANISMA
1)PROTOZOA
2)BAKTERIA
3)FUNGI
4)VIRUS
5)RICKETTSIAE
6)ALGA
PROTOZOA
Bentuk: - bulat
- spinder(seperti gasing berpusing)
- spiral(pilin seperti skraw)
Sifat-sifat: - fungsi makanan
- perkumuhan
- pergerakan
- pembiakan
Saiz: -10-200 micron
Stuktur: - mempunyai 1 atau lebih nukleus
-mempunyai organel untuk menjalankan fungsi
pemakanan, pernafasan, pergerakan,dan
perkumuhan
Jenis-jenis: - plasmodium
- protozoa entamoeba
- trypanosoma brucci
- taksoplasma
- trichomanas
Golongan Protozoa: - patogenik
- tidak patogenik
Genus Protozoa: - genus sporozaa
- genus mastigophora
- genus sarcodina
- genus ciliophora
BAKTERIA
Sifat-sifat: - unisel yang halus dan lut sinar
- bentuk dikekalkan oleh sel
membran yang keras
Saiz: - lebih besar dari virus tetapi lebih kecil
dari protozoa dan kulat
- ukuran 03 - 14 micron
Struktur: - kapsul (memberikan perlindungan
kepada bakteria)
- flagella (membantu pergerakan)
- fimbriae (seperti flagella)
Cara pembiakan: - secara aseksual iaitu binary fission
- 15- 30 minit untuk berkembang
- tidak berwarna dan lut sinar
- boleh dibezakan dengan perwarna
iaitu staining dan gram stain
Jenis-jenis: - cocci (diplococci)
- bacillus (clostridium tetani)
- shigella (shigella sonne)
- spiral (spiralla)
KULAT
Sifat-sifat: - ada yang besar dan senang dilihat
- sesuai dalam suhu 20-25 darjah celcius
dan suasana seddikit asidik
Jenis-jenis: A) Yis
- bulat, bujur telur
- mempunyai nukleus yang besar
- membran sel tebal
- berguna untuk proses penapaian
- pembiakan melalui penurasan
@ budding
B) Kulapuk
- berfilamen seperti rambut yang
bercabang (hypnae)
- bahagian yang menjulur keudara
bertanggungjawab keatas pembiakan
- pembiakan secara sporalation
Pembiakan Aseksual: - antrospora
- blastospora
- klamidospora
- spongiospora
- konidspora
Kegunaan Kulat: - aktif dalam proses pembusukkan
dan penguraian pokok, binatang
dan manusia
- digunakan sebagai makanan perasa
dan dadah
- untuk membuat kajian dalam
struktur genetik
- mengeluarkan toksin dan racun
Keadaan yang sesuai untuk pertumbuhan:
- tempat yang lembab
- ada udara dan oksigen
- media yang asidik
- tempat banyak gula
- suhu yang rendah
Penyakit: - dermatophype (menyebabkan tinea
cicinata @ kurap badan)
- monilia albican (menyebabkan dermatitis)
ALGA
- jenis unisel
- menjalani proses fotosintesis
- mengandungi klorofil
- mempunyai kloroplas dipanggil tapak pigmen klorofil
- sumber makanan yang penting seperti iodin, garam
galian, baja untuk pembekuan puding atau aiskrim
- terdapat banyak di kolam, sungai kecil, tangki ikan
RICKETTSIAE
Jenis-jenis: A) Rickettsiae Prowazeki
- demam thypus yang disebabkan
oleh kutu
B) Rickettsiae Rickettsi
- demam berbintik gunung rocky
- dibawa oleh sengkenit
C) Rickettsiae Coxiella
- demam Q
- ada pada binatang ternakan dan
merebak pada manusia melalui
susu @ najis
D) Rickettsiae Orientalis
- iaitu demam tsutsugamushi yang dibawa
oleh tungau
Pembiakan Rickettsiae:
- binary fission
- parasit
- sesetengah dalam sel yang dijangkiti
- terdapat dalam air liur dan usus
VIRUS
Saiz: - berbagai bentuk
- 20 nanometer - 300 nanometer
Bentuk: A) bentuk kubus
- icosahedral mempunyai banyak sisi dan puncak
B) bentuk heliks
- bentuk bujur dan merupakan suatu
struktur yang berpilin
Struktur: -1 zarah dinamakan virion
- dilindungi lapisan yang dinamakan kapsid
Pembiakan: - protein kurang menyebabkan tidak dapat
menjalankan proses metabolisma
- mendapat makanan dari sel perumah
- menghasilkan pelalian
Kawalan: - dapat dibunuh dengan didihan 100 darjah
celcius untuk 20 minit
- virus infektif hepatitis, viral hepatitis dan
serum hepatitis hanya boleh dimusnahkan
oleh autoclaf
by patiha 001463
2)BAKTERIA
3)FUNGI
4)VIRUS
5)RICKETTSIAE
6)ALGA
PROTOZOA
Bentuk: - bulat
- spinder(seperti gasing berpusing)
- spiral(pilin seperti skraw)
- perkumuhan
- pergerakan
- pembiakan
Saiz: -10-200 micron
Stuktur: - mempunyai 1 atau lebih nukleus
-mempunyai organel untuk menjalankan fungsi
pemakanan, pernafasan, pergerakan,dan
perkumuhan
Jenis-jenis: - plasmodium
- protozoa entamoeba
- trypanosoma brucci
- taksoplasma
- trichomanas
Golongan Protozoa: - patogenik
- tidak patogenik
Genus Protozoa: - genus sporozaa
- genus mastigophora
- genus sarcodina
- genus ciliophora
BAKTERIA
Sifat-sifat: - unisel yang halus dan lut sinar
membran yang keras
Saiz: - lebih besar dari virus tetapi lebih kecil
dari protozoa dan kulat
- ukuran 03 - 14 micron
Struktur: - kapsul (memberikan perlindungan
kepada bakteria)
- flagella (membantu pergerakan)
- fimbriae (seperti flagella)
Cara pembiakan: - secara aseksual iaitu binary fission
- 15- 30 minit untuk berkembang
- tidak berwarna dan lut sinar
- boleh dibezakan dengan perwarna
iaitu staining dan gram stain
Jenis-jenis: - cocci (diplococci)
- bacillus (clostridium tetani)
- shigella (shigella sonne)
- spiral (spiralla)
KULAT
Sifat-sifat: - ada yang besar dan senang dilihat
- sesuai dalam suhu 20-25 darjah celcius
dan suasana seddikit asidik
Jenis-jenis: A) Yis
- bulat, bujur telur
- mempunyai nukleus yang besar
- membran sel tebal
- berguna untuk proses penapaian
- pembiakan melalui penurasan
@ budding
B) Kulapuk
- berfilamen seperti rambut yang
bercabang (hypnae)
- bahagian yang menjulur keudara
bertanggungjawab keatas pembiakan
- pembiakan secara sporalation
Pembiakan Aseksual: - antrospora
- blastospora
- klamidospora
- spongiospora
- konidspora
Kegunaan Kulat: - aktif dalam proses pembusukkan
dan penguraian pokok, binatang
dan manusia
- digunakan sebagai makanan perasa
dan dadah
- untuk membuat kajian dalam
struktur genetik
- mengeluarkan toksin dan racun
Keadaan yang sesuai untuk pertumbuhan:
- tempat yang lembab
- ada udara dan oksigen
- media yang asidik
- tempat banyak gula
- suhu yang rendah
Penyakit: - dermatophype (menyebabkan tinea
cicinata @ kurap badan)
- monilia albican (menyebabkan dermatitis)
ALGA
- jenis unisel
- menjalani proses fotosintesis
- mengandungi klorofil
- mempunyai kloroplas dipanggil tapak pigmen klorofil
- sumber makanan yang penting seperti iodin, garam
galian, baja untuk pembekuan puding atau aiskrim
- terdapat banyak di kolam, sungai kecil, tangki ikan
RICKETTSIAE
Bentuk: -berbagai bentuk
- tidak bergerak dan tidak membentuk spora
- panjang, bulat dan bujur telur
Saiz: - lebih besar dari virus dan lebih kecil dari bakteria
Jenis-jenis: A) Rickettsiae Prowazeki
- demam thypus yang disebabkan
oleh kutu
B) Rickettsiae Rickettsi
- demam berbintik gunung rocky
- dibawa oleh sengkenit
C) Rickettsiae Coxiella
- demam Q
- ada pada binatang ternakan dan
merebak pada manusia melalui
susu @ najis
D) Rickettsiae Orientalis
- iaitu demam tsutsugamushi yang dibawa
oleh tungau
Pembiakan Rickettsiae:
- binary fission
- parasit
- sesetengah dalam sel yang dijangkiti
- terdapat dalam air liur dan usus
VIRUS
Saiz: - berbagai bentuk
- 20 nanometer - 300 nanometer
- icosahedral mempunyai banyak sisi dan puncak
B) bentuk heliks
- bentuk bujur dan merupakan suatu
struktur yang berpilin
Struktur: -1 zarah dinamakan virion
- dilindungi lapisan yang dinamakan kapsid
Pembiakan: - protein kurang menyebabkan tidak dapat
menjalankan proses metabolisma
- mendapat makanan dari sel perumah
- menghasilkan pelalian
Kawalan: - dapat dibunuh dengan didihan 100 darjah
celcius untuk 20 minit
- virus infektif hepatitis, viral hepatitis dan
serum hepatitis hanya boleh dimusnahkan
oleh autoclaf
by patiha 001463
Subscribe to:
Posts (Atom)











